Workshop Modul Ajar Kreatif Kurikulum Merdeka

Workshop Modul Ajar Kreatif Kurikulum Merdeka, mendesain modul Ajar Khas Awliya
bersama Pa Iswoyo Narasumber Nasional ? (Gabungan TK & SD Awliya)
 

Refleksi dari Workshop 2 hari
Mengapa Modul Ajar?
Kurikulum Merdeka memberi 3 alternative untuk rencana pembelajaran:
1.Dalam bentuk RPP, seperti kurikulum sebelum2nya
2.Dalam bentuk Modul Ajar sederhana
3.Dalam bentuk Modul Ajar lengkap
Modul Ajar bisa dikatakan seperti RPP yang diperluas diantaranya ada materi pembelajaran hasil modifikasi oleh guru yang disesuaikan dengan profil dan karakter masing2 kelas.
Ini merupakan salah satu upaya menggeser kehadiran buku pelajaran (buku teks) yang selama mengungkung jelajah materi belajar.
Kemudian dianjurkan untuk memanfaatkan buku non teks, seperti Ensiklopedi, WWP, dsb. Atau media lain yang tersebar di dunia maya, seperti website, YouTube dll.
Dengan demikian daya jelajah siswa dalam mengakses materi tidak dibatasi.
Lalu bagaimana megukur pencapaian belajar siswa, yang biasanya bergantung pada kehadiran buku teks?
Kurikulum Merdeka punya cara yang berbeda, yaitu menetapkan capaian pada kompetensi dan mengutamakan skill berpikir dan pengalaman belajar yang aktual, bukan pada banyaknya materi yang dihafal atau dipahami.
Jadi Kurikulum Merdeka rupanya didesain untuk pembelajaran bermakna dan kontesktual.

 

 

Layak share? Sebarkan
Leave the first comment

Pos Terkait