Bisa ‘menggambar’ belum tentu disebut kreatif ???

backdrop seminar_n
“Saya tidak bisa menggambar, bagaimana bisa mengikuti seminar ini?”, tanya seorang parent.
Saya bilang sama sekali tidak jadi masalah, karena ini bukanlah seminar tentang pelajaran menggambar konvensional. Akan dipaparkan, guru menggambar tidak perlu bisa menggambar…
LHO kok bisa..? Dalam proses belajar kreatif, menurut Luna Setiati fungsi guru bukan mengajari atau menggurui, tetapi memfasilitasi dan memotivasi anak agar mau mengeluarkan cara bercerita mereka yang kreatif melalui gambar. Bila target menggambar hanya terampil menggambar seperti apa yang diajarkan oleh gurunya, maka yang terjadi bukan proses kreasi, tapi menjadi proses meniru cara gurunya menggambar. Gaya guru menggurui akan menghambat kreativitas, karena kreativitas hanya bisa berkembang bila ada kebebasan menyatakan berpikir dan berpendapat. Bila tiap anak “diajarkan” cara berekspresi yang sama, maka anak diarahkan untuk membuat satu jawaban yang benar……. Tingkat kreativitas yang keluar dari model ini lebih kecil ketimbang model yang becerita, karena naturalnya anak menggambar adalah membawa pesan bercerita.
Saya kutipkan dari buku yang ditulis oleh Narasumber pada Seminar Parenting Pendidikan “Gambar Bercerita Lejitkan Kreativitas Anak” Minggu 24 januari 2016 pkl 08.00 – 13.00 di Hotel Bentani Cirebon

Tags
Layak share? Sebarkan
Leave the first comment

Pos Terkait